Sabtu, 06 Oktober 2012

Pengaruh Kelas Sosial Dan Status


Kelas sosial atau golongan sosial merujuk kepada perbedaan hierarkis (atau stratifikasi) antara insan atau kelompok manusia dalam masyarakat atau budaya. Biasanya kebanyakan masyarakat memiliki golongan sosial, namun tidak semua masyarakat memiliki jenis-jenis kategori golongan sosial yang sama. Berdasarkan karakteristik stratifikasi sosial, dapat kita temukan beberapa pembagian kelas atau golongan dalam masyarakat. Beberapa masyarakat tradisional pemburu-pengumpul, tidak memiliki golongan sosial dan seringkali tidak memiliki pemimpin tetap pula. Oleh karena itu masyarakt seperti ini menghindari stratifikasi sosial. Dalam masyarakat seperti ini, semua orang biasanya mengerjakan aktivitas yang sama dan tidak ada pembagian pekerjaan. Kelas sosial juga bisa terjadi dalam sisi pendidikan dan pekerjaan karena pendidikan dan pekerjaan seseorang pada zaman sekarang sangat mempengaruhi kekayaan / perekonomian individu.
Kelas sosial akan mempengaruhi jenis produk, jenis jasa dan merek yang dikonsumsi konsumen. Kelas sosial juga mempengaruhi pemilihan toko, tempat pendidikan dan tempat berlibur dari seorang konsumen. Konsumen juga sering memiliki persepsi mengenai kaitan antara satu jenis produk atau sebuah merek dengan kelas sosial konsumen. Sebaiknya kelas sosial jangan terlalu ditonjolkan di kehidupan sehari-hari dalam pemilihan mengambil keputusan seperti apa yang akan dikonsumsi karena hal ini akan menonjolkan kesenjangan sosial yang terlalu menonjol.

 Status sosial adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial, sehubungan dengan kelompok-kelompok lain di dalam kelompok yang lebih besar lagi.
Menurut Pitirim Sorokin mengukur status sosial seseorang dapat dilihat dari:
  • Jabatan
  • Pendidikan dan luasnya ilmu pengetahuan
  • Kekayaan
  • Politis
  • Keturunan
  • Agama
Status sosial dalam masyarakat terlihat dari kekayaan, kekuasaan, kepandaian, keturunan, ras, dll. Status sosial atau pelapisan sosial didalam suatu masyarakat terjadi karena penilaian masyarakat dalam berbagai hal, macam-macam terjadinya pelapisan sosial, yaitu:
  1. Terjadi dengan sendirinya, penilaian status sosial dimasyarakat ini terjadi karena kekayaan, kepandaian seseorang, keturunan, ras. Hal ini terjadi tanpa kita sadari bahwa ada sesuatu yang melekat di diri kita dan mempengaruhi dalam pelapisan sosial dimasyarakat dan memiliki penilaian yang berbeda dengan maasyarakat lainya.
  2. Terjadi dengan sengaja, penyebab terjadinya pelapisan sosial ini karena disengaja dalam mencapai tujuan tertentu. Seperti dalam suatu organisasi, didalam organisasi tersebut tediri dari beberapa bagian, karena tidak dapat semua orang masuk dalam satu bagian. Agar semuanya dapat bekerja sama dengan baik dan pembagian penempatan disuatu organisasi itu untuk mencapai tujuan bersama, agar sesuatu yang ingin dituju terarah dan mudah dicapai dengan baik.
  3. Terjadi dengan disengaja, hal ini ditunjukan dengan jelas biasanya terdapat dalam suatu organisasi pemerintahan,partai politik, dll.  Adanya wewenang yang ditunjukan kepada seseorang. Sehingga yang mempunyai weweang itu dapat mengatur dalam suatu organisasi itu dan membuat jelas lapisan penempatan kerjanya.
Status Sosial dapat mempengaruhi konflik status karena kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar