CONTOH
KASUS
Puluhan masyarakat yang tergabung
dalam forum masyarakat Tapanuli Selatan (Formata), menggelar aksi teatritrikal
di depan kantor kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hal ini
berkaitan dengan buangan limbah tambang emas PT.AR sudah mencemari daerah
aliran sungai Batangtoru. Mereka mendesak Kementerian ESDM mencabut izin
tambang emas PT.AR.
Sebelumnya pada 23 September 2012
lalu, telah ditandatangani nota kesepahaman bersama antara pihak perusahaan
dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Salah satu poinnya mensyarakatkan
PT.AR berkewajiban membangun pipa pembuangan limbah ke desa Bongal, muara Opo,
agar limbah dapat dibuang ke laut.
Puluhan ribu masyarakat di dua
kecamatan daerah aliran sungai akan terkena imbas limbah tersebut. Mengingat,
mayoritas masyrakat di tiga kecamatan batangtoru memanfaatkan sungai tersebut
guna kebutuhan hidup. Dasar sungai pun telah dipenuhi lumpur hitam.
Menurut
warga, sejak beroperasinya tambang emas
PT.AR ini, sudah acapkali terjadi bentrok antara warga masyarakat dengan aparat
keamanan yang notabene membentengi perusahaan tambang milik
asing ini.
Ironisnya, masyarakat yang menolak
mendapat kecaman dari pemerintah kabupaten dan penangkapan bagi warga yang
melakukan protes atas kebijakan yang dibuat. Alhasil, warga masyarakat sebagai
pemilik tanah ulayat dari leluhurnya akhirnya tidak berdaya.
ANALISIS
Dari kasus diatas dapat dilihat
bahwa msyarakat Tapanuli selatan dirugikan dengan adanya buangan limbah PT.AR
ke sungai. Hal ini berkaitan dengan produksi yang dihasilkan PT tersebut. Seharusnya
PT.AR memenuhi janji mereka yang telah disepakati yaitu membuat pipa pembuangan
limbah ke desa Bongal, muara Opo, agar limbah dapat dibuang ke laut.
Pemerintah kabupaten pun seharusnya
dapat mendengarkan keluhan warga mereka dan dapat bertindak dengan seharusnya. Agar
tidak ada yang dirugikan dalam masalah ini dan bisa saling berintrospeksi. Suatu
bisnis atau usaha tidak seharusnya hanya memikirkan keuntungan semata, tetapi
juga harus memperhatikan etika dalam bisnis tersebut.
REFERENSI:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar